Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

KEMA TERLIBAT PENCURIAN DI DESA BANDAR TINGGI, SULISTIO RUGI HAMPIR 9 JUTA RUPIAH

104853
×

KEMA TERLIBAT PENCURIAN DI DESA BANDAR TINGGI, SULISTIO RUGI HAMPIR 9 JUTA RUPIAH

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Simalungun, perisainusantaramedia.id – Warga Dusun Huta 9, Desa Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, kembali diresahkan dengan aksi pencurian yang kerap terjadi. Kali ini, kerugian besar dialami oleh Sulistio, yang rumahnya dibobol dan sejumlah barang berharga lenyap dibawa kabur pelaku. Salah satu nama yang terlibat dalam kasus ini adalah Kema, yang terungkap saat korban sempat berpapasan dengan pelaku di lokasi kejadian. Simalungun, 22/04/2026

Kejadian berawal ketika Sulistio melihat dua orang pria berdiri tepat di depan pekarangan rumahnya. Merasa curiga, Sulistio pun langsung mendekat dan bertanya, “Kalian sedang apa di sini?”. Tanpa ragu, salah satu dari mereka justru mengaku sedang beraksi, “Kami sedang mencuri buah sawit milik PT Mois di sekitar sini,” jawabnya blak-blakan.

Example 300x600

Merasa ada keterkaitan dengan barang-barangnya yang hilang, Sulistio kembali melontarkan pertanyaan, “Kalau begitu, apakah kalian yang mengambil pupuk saya yang ada di rumah?”.

Jawaban yang dilontarkan salah satu orang yang diketahui bernama Kema justru berusaha berkilah dan beralasan. “Bukan pak, saya dapat pupuk itu dari samping pohon ubi, lokasinya jauh dari rumah bapak kok,” ucapnya berusaha mengelak dari tuduhan.

Namun, jawaban itu tidak meyakinkan Sulistio. Pasalnya, barang-barang yang hilang dari rumahnya sangat jelas jumlah dan jenisnya. Barang yang dicuri antara lain sebanyak 5 sak pupuk, 1 unit baterai, 1 unit airrator, serta 4 ekor burung murai batu yang merupakan koleksi berharga. Secara keseluruhan, kerugian yang diderita Sulistio diperkirakan mencapai angka Rp9.000.000.

Merasa dirugikan dan yakin ada keterlibatan mereka, Sulistio kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Perdagangan pada hari Kamis, 22 April 2026. Dalam laporannya, korban sangat berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti kasus ini dan menahan para pelaku agar tidak kembali mengganggu keamanan warga.

Kepala Dusun Huta 9, Saharudin, turut memberikan tanggapan keras terkait insiden ini. Ia menyatakan bahwa aksi pencurian seperti ini bukanlah kejadian pertama kalinya, melainkan sudah sering terjadi dan membuat warga merasa tidak aman serta terus waspada.

“Pencurian macam ini sudah berulang kali terjadi di wilayah kami. Ini sangat meresahkan warga, bikin suasana jadi tidak tentram. Kami berharap aparat bisa bertindak tegas, tangkap dan tahan pelaku supaya jera, serta keamanan lingkungan bisa kembali terjaga dengan baik,” tegas Saharudin.

Sementara itu, Yusri Bajang sebagai tokoh masyarakat mengutuk keras aksi kejahatan yang dilakukan Kema dan rekannya. Menurutnya, tindakan mereka sudah merusak ketertiban umum dan merugikan banyak pihak, baik warga biasa maupun perusahaan.

“Saya sangat mengutuk habis-habisan perbuatan Kema dan kawan-kawan ini. Mereka tidak hanya mencuri harta milik warga seperti yang dialami Pak Sulistio, tapi juga berani mengambil hasil perkebunan milik PT Mois. Ini tindakan biadab yang merugikan semua pihak, meresahkan lingkungan, dan merusak nama baik daerah. Mereka tidak punya rasa malu sama sekali sampai-sampai mengaku-ngaku sedang mencuri. Kami mendesak kepolisian untuk segera menangkap dan menahan mereka, berikan hukuman yang setimpal supaya jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi. Keamanan dan ketenangan warga harus diutamakan!” tegas Yusri Bajang dengan nada penuh kemarahan.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengamankan Kema dan rekannya, serta mengungkap secara tuntas seluruh rangkaian aksi kejahatan yang telah merugikan masyarakat dan perusahaan tersebut.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *