Batu Bara – Penghujung Bulan Ramadhan dan Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kab. Batu Bara menggelar kegiatan sosial berupa santunan dan sembako kepada anak yatim, sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadan. Batu Bara, 18/03/2026.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, melibatkan pengurus serta anggota SMSI bersama masyarakat sekitar. Puluhan anak yatim menerima santunan juga sembako, sementara ratusan paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua SMSI Alpian S.Sos,i. M.H,i menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap lingkungan sosial.
“Momentum HUT ke-9 SMSI ini kami isi dengan kegiatan yang bermanfaat. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, berbagi kebahagiaan, terutama kepada anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Alfian.
Ia juga menegaskan bahwa SMSI sebagai organisasi perusahaan pers tidak hanya berperan dalam penyajian informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat.

Ketua Harian SMSI Gusti Sinaga dalam sambutannya mengingatkan “Perusahaan pers saat ini mulai tergerus. Kita perlu langkah konkret dengan merapatkan barisan agar tetap eksis sebagai pemilik perusahaan pers,” Tegas Gusti.
Menurutnya, tantangan media siber semakin kompleks, mulai dari persaingan informasi hingga perubahan pola konsumsi publik. Karena itu, sinergi antaranggota SMSI menjadi kunci agar tetap bertahan dan berkembang. Tutup Gusti.

Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-9 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara.
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian, SMSI berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan antara insan pers dan masyarakat.
Perayaan HUT ke-9 SMSI tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat peran media siber yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.
Selesai acara berbagi sesama anak yatim, Sembari menunggu berbuka puasa bersama, berbagai momen dibahas akan dijadikan program bersama kedepan nya.
(Tim SMSI)


















