Akan Menggelar Aksi, Nelayan Kuala Indah Geram Kepada Multimas Nabati Asahan
Batu Bara, perisainusantaramedia.id
Disuasana bencana di Sumatra Utara, Desa Kuala Indah juga ikut berdampak dari derasnya curah hujan hingga kencangnya tiupan angin mengakibatkan nelayan khususnya Kuala Indah tidak dapat berlayar untuk mencari hasil tangkapan. Bahkan ada yang menjadi korban dari derasnya angin, ada yang selamat juga korban meninggal dunia. Batu Bara, Selasa, 02/12/2025.
Ketua kelompok Nelayan Indah Mhd. Azri sangat kecewa dengan perusahaan Multimas Nabati Asahan (MNA), keberadaan perusahaan tersebut tidak tanggap dengan nasib nelayan, tidak ada kontribusi walaupun nelayan sudah menjerit. Dari keterangannya Azri menjelaskan kepada awak media di Fatner kopi Simpang Kopi hari ini.
“ kami sudah teriak, kami sudah bermohon agar nelayan kami ini bantu, namun MNA sama sekali tidak merespon.
Kami tidak minta uang, nelayan kami sedang lapar. Kalau saja MNA tidak bisa bersinergi dengan nelayan kami lebih baik perusahaan ini angkat kaki dari Batu Bara ini. Ujar Azri.
Lanjut Azri “Dalam waktu dekat nelayan Kuala Indah akan menggelar aksi menggunakan jalur laut yang akan menurunkan 500 kapal besar maulun kapal kecil. Aksi ini menunjukkan geramnya kami dimana MNA tidak layak hadir buat Kab. Batu bara, dimana mayoritas penduduk pesisir pantai adalah pangsa Melayu. Seharusnya MNA menjunjung tinggi pepatah Melayu “ Dimana Bumi di Pijak disitu Lagit di Junjung”. Tutup Azri.
Dari keterangan Azri ini awak media mencoba mengkonfirmasi Humas MNA yaitu Yahdin melalui via WhatsApp namun tidak dapat dihubungi hingga berita ini diterbitkan. Media ingin menanyakan tentang kontribusi MNA kepada Nelayan Kuala Indah tentang kontribusi terhadap penanggulangan bencana, Yahdin Humas MNA bungkam tidak menjawab panggilan telepon. Red


















